music

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info

Jumat, 29 November 2013

Semar Gaib Muncul Sebelum Runtuhnya Soeharto

Misteri Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta 
Kendati berada di tengah Kota Tua yang berada di pesisir Utara Jakarta, Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, yang masuk dalam wilayah administrasi Jakarta Barat, diyakini menyiratkan aura mistik. Buktinya di gedung peninggalan VOC ini sering terjadi penampakan gaib berupa bayangan serdadu Belanda dan bayangan Kaki Semar yang berkelebat di antara pilar-pilar depan gedung. Berikut laporan posmo.

PERJALANAN HIDUP BENYAMIN.S

Benyamin Sueb (lahir di Kemayoran, Jakarta, 5 Maret 1939 – meninggal di Jakarta, 5 September 1995 pada umur 56 tahun) adalah pemeran, pelawak, sutradara dan penyanyi Indonesia. Benyamin menghasilkan lebih dari 75 album musik dan 53 judul film.

Benyamin Sueb
Benyamin Sueb.jpg

LAGU-LAGU BENYAMIN S.

ini daftar lagu-lagu Benyamin S

  Benyamin Sueb !!
 
  1. Benyamin S - Abang Pulang
  2. Benyamin S - Anak-Anak (w/ Ida Royani)
  3. Benyamin S - Ande-Ande Lumut
  4. Benyamin S - Asyik (w/ Ida Royani)
  5. Benyamin S - Aturan Asyik
  6. Benyamin S - Badminton
  7. Benyamin S - Begini Begitu
  8. Benyamin S - Bujangan
  9. Benyamin S - Daging Ayam
  10. Benyamin S - Dang Dang Dut

10 Film Bollywood yang “Abadi” di TV Nasional

SAJIAN film India atau Bollywood hampir selalu bisa ditemui di TV Nasional.
Harus diakui, film-film yang sudah berusia belasan tahun justru lebih berpotensi mengumpulkan banyak penonton dibandingkan film produksi 5 tahun terakhir.
April 2012, stasiun TV MNCTV kembali memutar untuk kesekian kali film-film India jadul macam Kuch Kuch Hota Hai (1998), Mohabbatein (2000), dan Kabhi Khushi Kabhie Gham (2001) di slot siang hari. Hebatnya, meski telah berulang kali menghiasi layar kaca, judul-judul tersebut masih mampu meraup rating tinggi.
Sementara beberapa film baru, seperti Ra. One, yang tayang di SCTV kurang dari 6 bulan setelah rilis di negaranya, ratingnya malah tak terlalu istimewa (tapi juga tidak bisa dibilang jelek). Padahal,

150+LAGU CINTA INDIA TERPOPULER


  1. Aa Jao Meri Tamanna - Ajab Prem Ki Ghazab Kahani
  2. Aaj Din Chadheya - Love Aaj Kal
  3. Aaja Sanam Madhur Chandni Mein - Chori Chori
  4. Aake teri baho mein - Vansh
  5. Aankhen Bhi Hoti Hai Dil Ki Zuban - Haasil

150 Lagu Indonesia Terbaik

150 Lagu Indonesia Terbaik adalah sebuah daftar yang disusun oleh majalah Rolling Stone Indonesia yang memuat lagu-lagu Indonesia terbaik sepanjang masa. Daftar ini dipublikasikan dalam Majalah Rolling Stone Indonesia edisi #56 terbitan Desember 2009.

Daftar lengkap

# Lagu Artis Tahun Jenis musik
1 Bongkar Swami 1989 Rock
2 Kebyar Kebyar Gombloh 1979 Rock
3 Badai Pasti Berlalu Berlian Hutauruk 1977 Soul
4 Bis Sekolah Koes Bersaudara 1964 Rock
5 Guru Oemar Bakrie Iwan Fals 1981 Country

500 Lagu Indonesia Terbaik/Ter-Favorite Sepanjang Masa

500 Lagu Indonesia Terbaik/Ter-Favorite Sepanjang Masa

Lagu itu ibarat kompas. Ia mengantarkan ke masa yang saya ingin mengingatnya. Lagu membuat saya seketika berada di masa itu. Saya mengenang orang-orang dan kejadian-kejadian yang pernah singgah di kehidupan saya lewat lagu. Semua peristiwa penting yang saya hadapi di masa-masa silam sering terhubungkan dengan lagu. Kegembiraan dan kesedihan bisa diwakili oleh lagu-lagu yang didengar. Bahkan, lagu yang sama bisa sekaligus mewakili kebahagiaan dan kedukaan. Lagu selalu menjadi teman setia. Sebegitukah pentingnya lagu buat saya? Iya! Dari kecil sampai sekarang, barangkali sampai mati, saya akan tetap mencintai lagu. Berawal dari seringnya ayah saya membelikan kaset buat saya, dari saya mulai kenal lagu sampai menginjak SMP. Selanjutnya, saya terbiasa membeli sendiri. Saya akui, saya tidak bisa main musik. Kendati saya sudah pernah belajar main gitar kepada teman sewaktu SMA dulu atau kursus drum sewaktu tinggal dan bekerja di Bogor, ternyata saya tidak bisa. Mungkin tidak ada bakat. Mungkin saya lebih pas sebagai pendengar musik saja. Entahlah. Namun, saya masih berminat untuk bisa main gitar, drum, dan piano.
Berdasarkan kecintaan saya kepada lagu, saya ingin sekali membuat daftar lagu-lagu yang menjadi kesayangan saya, yang juga saya anggap sebagai lagu-lagu terbaik. Terdapat sangat banyak lagu yang bagus dan yang saya sukai, namun saya rasa tidak semuanya terbaik atau ter-favorite [menurut selera saya.] Lagu-lagu yang saya pilih tersebut membentang di waktu yang luas, dari saya belum lahir sampai masa kini. Saya sengaja memilih lagu-lagu Indonesia dengan alasan saya lebih familiar dengan lagu-lagu dari negeri sendiri. Sebaliknya, saya tidak menutup diri untuk membuat daftar lagu-lagu ‘luar’ terbaik dan ter-favorite versi saya. Mudah-mudahan setelah kelar dengan daftar ini, saya akan memulai versi luar. Sesungguhnya, membuat daftar “500 Lagu Indonesia Terbaik/Ter-favorite Sepanjang Masa” versi saya cukup sulit. Ada banyak kendala yang hadir. Ketidaktersediaan entry lagu sangat berpengaruh. Dengan susah payah, saya kumpulkan dari kaset-kaset lama yang saya miliki, kemudian koleksi CD [yang jumlahnya terbatas], buka majalah-majalah lama dan majalah musik anyar [Hai, MTV Trax atau Trax, Rolling Stone Indonesia], baca blog kawan-kawan, mengingat-ingat lagu-lagu lama yang keren, kemudian meminta batuan teman [mengirimkan MP3 lagu-lagu jadul], dan lain sebagainya. Setelah terkumpul lagu-lagu yang saya anggap bagus dan yang sukai, lalu saya edit lagi mana yang pantas disebut terbaik/ter-favorite. Di samping itu, banyak lagu yang saya tidak tahu siapa komposernya juga tahun rilisnya. Jujur, ini butuh waktu yang sangat lama. Saya memulainya pada Desember 2010. Cukup lama, ‘kan? Terakhir, memformulasikan 500 lagu-lagu keren tersebut menjadi urutan yang sahih adalah pekerjaan yang tidak main-main. Obyektivitas sepertinya terabaikan, mau tak mau. Subyektivitas bekerja di sini. Susah mengurutkan lagu berdasarkan kualitas secara sempurna! Saya tidak bisa menilai secara musikalitas, kembali ke alasan semula. Yakni, ketidakbisaan saya main musik. Apa pun kendalanya, saya harus melakukannya. Harus! Saya cinta lagu atau musik. Dari kecil saya dijejali lagu-lagu. Bagus dan tidak. Sekarang saatnya